Jalan Sunyi Para Penyeru Kebaikan
Jalan Sunyi Para Penyeru Kebaikan
Oleh: Miftahul Awaliah (Mahasiswi Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir angk.2023)
Dakwah merupakan bagian integral dalam ajaran Islam yang bertujuan menyampaikan kebenaran kepada umat manusia. Dalam pengertian yang luas, dakwah bukanlah semata tugas para ulama atau ustaz, melainkan menjadi tanggung jawab setiap Muslim—untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, sesuai dengan firman Allah:
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung."
(QS. Ali Imran: 104)
Dalam realitas kehidupan, kita masih menjumpai banyaknya perilaku menyimpang, kemerosotan moral, serta melemahnya kesadaran beragama. Dakwah hadir sebagai upaya penyelamatan spiritual dan sosial—mengajak manusia kembali kepada nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kasih sayang sebagaimana diajarkan oleh Islam.
Melalui dakwah yang disampaikan dengan hikmah dan metode yang tepat, diharapkan terjadi perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak, baik secara individu maupun kolektif. Dakwah bukan hanya tentang menyampaikan, tetapi juga tentang menyentuh dan menggerakkan hati.
Makna dan Tujuan Dakwah
Secara etimologis, dakwah berasal dari kata Arab da‘a–yad‘u yang berarti memanggil, menyeru, atau mengajak. Dalam konteks Islam, dakwah bermakna menyeru manusia untuk mengenal Allah, beriman kepada-Nya, dan menjalani kehidupan sesuai tuntunan syariat. Tujuan utama dakwah adalah menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperbaiki kondisi masyarakat agar sejalan dengan ajaran Islam. Di dalamnya terkandung semangat membentuk pribadi yang berakhlak mulia, memperkuat iman, serta mempererat ukhuwah di antara sesama.
Manfaat Dakwah dalam Kehidupan
Manfaat dakwah yang dapat dirasakan oleh individu dan masyarakat antara lain:
Membangun kesadaran spiritual yang lebih kuat
Menumbuhkan semangat amar ma’ruf nahi munkar
Membina hubungan sosial yang harmonis dan penuh kasih
Menjadi sarana introspeksi dan perbaikan diri
Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan iman dan amal saleh
Metode Dakwah yang Efektif: Agar dakwah dapat diterima dengan baik, diperlukan metode yang bijaksana dan sesuai dengan kondisi objek dakwah. Beberapa pendekatan yang dianjurkan antara lain:
Dakwah bil hikmah: mengedepankan kebijaksanaan dan rasionalitas
Dakwah bil mau’izah hasanah: memberikan nasihat dengan kelembutan dan kasih sayang
Dakwah bil hal: menunjukkan keteladanan nyata dalam perbuatan dan sikap
Dakwah bukan hanya tentang berbicara, tetapi juga tentang menjadi contoh.
Tantangan dan Peluang Dakwah di Era Digital
Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, arus informasi yang deras dan tak selalu benar dapat membingungkan masyarakat. Perbedaan pandangan yang semakin tajam, serta rendahnya literasi agama di kalangan generasi muda, menjadi kendala tersendiri.
Namun di sisi lain, media sosial, platform daring, dan konten digital membuka pintu luas bagi penyebaran dakwah. Konten-konten inspiratif yang ringan namun sarat makna kini dapat menjangkau jutaan orang hanya dalam hitungan detik.
Dakwah sebagai Jalan Perubahan
Refleksi dari peran dakwah membawa kita pada beberapa hikmah penting:
Kesadaran akan pentingnya perubahan: Dakwah mendorong kesadaran kolektif untuk berubah ke arah yang lebih baik—secara spiritual, moral, dan sosial.
Peningkatan kualitas diri dan masyarakat: Dakwah memotivasi individu memperbaiki akhlak, memperbanyak amal saleh, dan menjauhi perbuatan buruk.
Penguatan amar ma’ruf nahi munkar: Dakwah menanamkan keberanian untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan cara yang santun.
Pengokohan ukhuwah Islamiyah: Dakwah membentuk komunitas yang saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.
Menjadi agen perubahan: Setiap Muslim memiliki potensi menjadi penggerak perubahan positif di lingkungannya.
Menggapai keberkahan dan ridha Allah: Setiap langkah dalam dakwah adalah bentuk ibadah yang akan diberi ganjaran oleh Allah SWT.
Dakwah adalah jalan panjang yang menuntut kesabaran, keikhlasan, dan konsistensi. Namun, ia adalah jalan yang penuh berkah. Melalui dakwah, kita tidak hanya memperbaiki orang lain, tetapi juga diri sendiri. Semoga kita semua termasuk dalam golongan yang menyeru kepada kebaikan, menebarkan cahaya di tengah gelapnya zaman, dan menjadi sebab datangnya perubahan yang lebih baik—menuju masyarakat yang damai, adil, dan diridhai Allah SWT.
Komentar